top of page

Gedung K

  • Writer: fortrotterdamks
    fortrotterdamks
  • Jul 9, 2018
  • 1 min read

Gedung K, Gedung Rapat

Dahulu bangunan ini digunakan sebagai Balai Kota, setelah direhabilitasi tahu 1976 digunakan sebagai Kantor Suaka Sejarah dan Purbakala Wilayah Sulawesi Selatan yang telah berganti nama menjadi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Makassar.


Bangunan memiliki luas keseluruhan 556,5m2 yang terdiri atas 2 lantai. Lantai pertama terbagi menjadi 5 ruang, masing-masing dihubungkan dengan pintu tapal kuda berukuran 2,0x0,6 meter. Jendela keseluruhan berbentuk tapal kuda dengan ukuran 0,7x0,5 meter. Pada lantai dasar maupun lantai 2 menggunakan 2 jenis lantai, yaitu ubin merah bintik putih dan ubin hitam. Lantai 2 bangunan memiliki teras dan selasar. Pintu keseluruhan berjumlah 6 buah.

 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


About Fort Rotterdam
  • White Facebook Icon
Join My Mailing List

Fort Rotterdam merupakan tempat bersejarah bagi masyarakat  Kota Makassar dan telah menjadi ikon yang sangat melekat dan memiliki sejarah yang kuat, dari jaman Belanda hingga saat ini, awalnya digunakan untuk perang menghadapi Belanda, lalu dikalahkan oleh Belanda, dan digunakan oleh Jepang, serta sekarang menjadi Balai Pelestarian Cagar Budaya (Sulawesi Selatan).

 

Read More

 

bottom of page