top of page

Gedung E

  • Writer: fortrotterdamks
    fortrotterdamks
  • Jul 9, 2018
  • 1 min read

Updated: Jul 13, 2018


Gedung E, Kantor Balai Pelesterian Cagar Budaya (BPCB)

Lorong dalam gedung E





Ruangan Tamu

Lantai 2, Pemugaran

Fungsi awal bangunan ini sebagai tempat tinggal pimpinan perdagangan dan kediaman pendeta. Setela direhabilitasi tahun 1977, digunakan sebagai gedung museum untuk koleksi seni rupa (art galery) dan auditorium.


Meskipun terbagi menjadi beberapa fungsi saat ini, namun bangunan turutan yang memiliki luas 2554,7 m2 ini sebenarnya terbagi menjadi 2 gedung yang dipisahkan oleh dinding tanpa pintu penghubung. Secara keseluruhan bangunan turutan ini terdiri atas 2 lantai. Lantai pertama memiliki selasar dengan pilar berjumlah 12 buah masing-masing berukuran tinggi 3 meter. Jendela yang dimiliki bangunan ini memiliki ukuran yang sama yakni 0,9x0,7 meter. Kedua gedung ini masing-masing dilengkapi dengan taman pada bagian belakang.

 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


About Fort Rotterdam
  • White Facebook Icon
Join My Mailing List

Fort Rotterdam merupakan tempat bersejarah bagi masyarakat  Kota Makassar dan telah menjadi ikon yang sangat melekat dan memiliki sejarah yang kuat, dari jaman Belanda hingga saat ini, awalnya digunakan untuk perang menghadapi Belanda, lalu dikalahkan oleh Belanda, dan digunakan oleh Jepang, serta sekarang menjadi Balai Pelestarian Cagar Budaya (Sulawesi Selatan).

 

Read More

 

bottom of page